Jenis Pupuk Organik

Jenis Pupuk Organik

Untuk mencukupi unsur hara pada tanah dibutuhkan adanya penambahan pupuk sehingga unsur hara yang semula tidak tersedia bagi tanaman menjadi tersedia. Salah satu pupuk yang lazim diaplikasikan oleh petani untuk memenuhi kebutuhan elemen hara merupakan pupuk kimia. Pemakaian pupuk kimia ini dianggap lebih efektif apabila dibandingi dengan penggunaan pupuk organik. Namun, pengaplikasian pupuk kimia ini sesungguhnya menjadi salah satu hal yang menyebabkan tanah rusak dikemudian hari. Bukan untuk satu tahun sesudah aplikasi pupuk tersebut melainkan sebagian tahun ke depan sesudah aplikasi pupuk kimia. Akan ada banyak residu pupuk kimia yang mencemari tanah dan lingkungan sekitar.

Tentunya residu kimia dari pupuk ini tidak akan memberikan akibat yang baik bagi lingkungan. Dampak lain dari pemakaian pupuk kimia ialah membuat tekstur tanah menjadi lebih keras. Bukan malahan membuat kesuburan meningkat hal ini bahkan akan menimbulkan dilema baru bagi tanah. Pemakaian pupuk organik bisa menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan kesuburan tanah tanpa memberikan imbas yang kurang bagus bagi tanah sendiri, tanaman maupun lingkungan di sekitar. Ada banyak sekali jenis dari pupuk yang terbuat dari bahan organik.

Macam yang pertama dari pupuk yang terbuat dari bahan organik yaitu pupuk hijau. Pupuk hijau ini ialah salah satu pupuk yang banyak dipakai. Pupuk ini ialah pupuk yang berasal dari tumbuhan. Pupuk hijau ini umumnya terbuat dari tanaman dari keluarga legum. Pupuk berikutnya ialah pupuk kandang. Pasti kalian telah tidak asing bukan dengan pupuk sangkar ini? Pupuk kandang ialah pupuk yang terbuat dari kotoran binatang ternak. Baik itu kotoran sapi, kotoran kambing, ayam sampai kotoran dari kelinci bahkan dapat dimanfaatkan untuk menjadi pupuk yang menambah kesuburan dari tanah.

http://www.organikselarasalami.com/ selanjutnya yang bisa diterapkan yakni pupuk hayati. Pupuk hayati ini yaitu pupuk yang terbuat dari organisme atau mikroba hidup yang dapat berkhasiat untuk kesuburan tanah tentunya. Pupuk hayati dari kuman Rhizobhium dapat berkhasiat untuk kondisi tanah yang membutuhkan elemen N atau nitrogen pada tanah. Kuman Plant Growth Promoting Rhizobacterium atau kuman yang ditemukan di perakaran bisa menolong untuk menjadi pupuk pada tanaman.

Sudah ada banyak sekali produk dari pupuk hayati yang di keluarkan oleh perusahaan - perusahaan ternama yang ada. Penggunaan pupuk organik untuk tanaman ini akan membantu meningkatkan kesuburam tanah dan menolong untuk mengurangi residu kimia yang terkandung dalam tanah dan produk pertanian. Sehingga pemakaian pupuk dari bahan-bahan organik ini sangatlah disarankan sebab memang mengambil peranan penting dalam dunia pertanian. Nah itulah tadi sebagian berita mengenai variasi pupuk yang dapat kalian pakai. Semoga dapat memberikan manfaat untuk menambah hara bagi tanah.